BBPVP Bandung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Diikuti 495 Peserta dan 48 Peserta Pelatihan Bahasa Jepang N4 untuk Caregiver

28 July 2026
Admin Admin
Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung secara resmi memulai penyelenggaraan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 Tahun 2026. Sebanyak 495 peserta mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan di BBPVP Bandung sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia yang siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Selain Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, BBPVP Bandung juga menyelenggarakan Pelatihan Bahasa Jepang N4 untuk Caregiver yang diikuti oleh 48 peserta. Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara BBPVP Bandung dengan Hinode Medical Welfare Group dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berpeluang berkarier di sektor caregiver di Jepang.
Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 mencakup berbagai bidang keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, antara lain otomotif, manufaktur, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pariwisata, refrigerasi, smart manufacturing, serta smart building. Selama mengikuti pelatihan, peserta akan memperoleh pembelajaran berbasis kompetensi yang memadukan teori dan praktik guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, serta sikap kerja profesional.
Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, BBPVP Bandung berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan kesiapan dalam memasuki dunia kerja maupun mengembangkan karier secara profesional.
BBPVP Bandung berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab sehingga kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam meraih peluang kerja yang lebih luas. Pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 ini juga menjadi bagian dari komitmen BBPVP Bandung dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan pembangunan nasional.