Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung mendukung penyelenggaraan Batch perdana Unpad Skills Hub & Migrant Center, sebuah program pelatihan kerja dan pengembangan kompetensi yang diinisiasi oleh Universitas Padjadjaran melalui Direktorat Pendidikan Non-Gelar. Ini menjadi salah satu bentuk program kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan dan peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Pembukaan program dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Bale Rumawat Universitas Padjadjaran, Jalan Dipati Ukur Nomor 35, Bandung. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, S.Psi., MOP., Ph.D., Direktur Pendidikan Non-Gelar Unpad Drg. Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D., Kepala BBPVP Bandung Dr. Reni Rosyida Muthmainnah, S.K.M., M.Si., M.Kes., Koordinator Bidang Pemberdayaan BBPVP Bandung Heri Budiman, S.T., M.Si., serta sejumlah mitra yang terlibat dalam pengembangan program.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja. Kehadiran program Unpad Skills Hub & Migrant Center juga menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses pelatihan, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan dan daya saingnya.
Pembukaan batch perdana yang berlangsung di Gedung 4 Lantai 1 Kampus Unpad Bandung, dihadiri sebanyak 96 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat yang mengikuti program pelatihan. Peserta berasal dari Bandung, Bandung Barat, Sumedang, Sukabumi, Indramayu, Karawang, Bekasi, Depok, hingga Cirebon. Pada tahap awal, pelatihan dilaksanakan dalam enam kelas yang terdiri atas empat kelas Barista dan dua kelas Content Creator.
Program ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan peserta dalam memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha. Kedepannya, Unpad Skills Hub & Migrant Center juga menyiapkan berbagai skema kompetensi lainnya, meliputi Barista, Bakery, Pemandu Wisata, Content Creator, Social Media Officer, Caregiver, English for Frontliner, serta Bahasa Jepang untuk Caregiver.
Kolaborasi antara BBPVP Bandung dan Universitas Padjadjaran menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pelatihan yang menghubungkan pendidikan, peningkatan kompetensi, serta kebutuhan dunia kerja. Harapannya, kemitraan yang sudah berjalan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi juga dapat membuka peluang bagi peserta untuk melanjutkan ke jenjang pemagangan, penempatan kerja, maupun kewirausahaan.
Sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Ketenagakerjaan yang bergerak dalam pengembangan pelatihan vokasi dan produktivitas, BBPVP Bandung terus mendorong terbangunnya sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kerja sama dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan dunia industri menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pelatihan sekaligus memastikan kompetensi yang dikembangkan tetap relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Penyelenggaraan Batch perdana Unpad Skills Hub & Migrant Center menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem pengembangan kompetensi yang melibatkan perguruan tinggi, lembaga pelatihan vokasi, pemerintah, serta dunia usaha dan dunia industri. BBPVP Bandung berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan berdaya saing, sehingga mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.