Peningkatan produktivitas tidak hanya berkaitan dengan seberapa besar hasil yang dapat dicapai, tetapi juga dengan bagaimana perusahaan terus melakukan perbaikan dalam berbagai aspek untuk menciptakan proses kerja yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan Bimbingan Konsultasi Peningkatan Produktivitas, perusahaan mendapatkan pendampingan dalam mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi, menyusun rekomendasi perbaikan, hingga mengimplementasikan langkah-langkah yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, terdapat enam aspek produktivitas yang menjadi perhatian melalui pendekatan PQCDSM, yaitu :
a. Perbaikan produksi (Production) (P)
b. Perbaikan kualitas (Quality) (Q)
c. Pengurangan biaya (Cost) (C)
d. Perbaikan penyerahan (Delivery) (D)
e. Perbaikan keselamatan kerja (Safety) (S)
f. Perbaikan moral (Moral) (M)
Keenam aspek tersebut menjadi bagian yang diperhatikan dalam upaya mendorong perbaikan produktivitas secara menyeluruh.
a. Perbaikan produksi (Production) (P)
b. Perbaikan kualitas (Quality) (Q)
c. Pengurangan biaya (Cost) (C)
d. Perbaikan penyerahan (Delivery) (D)
e. Perbaikan keselamatan kerja (Safety) (S)
f. Perbaikan moral (Moral) (M)
Keenam aspek tersebut menjadi bagian yang diperhatikan dalam upaya mendorong perbaikan produktivitas secara menyeluruh.
Kegiatan bimbingan konsultasi ini dilaksanakan bersama PT Fast Indo Talenta, Yayasan Rumah Zakat, Yayasan Beramal Sholeh, dan PT Deft Kreasi Guna. Melalui proses pendampingan tersebut, perusahaan didorong untuk dapat mengenali ruang perbaikan sekaligus menerapkan langkah yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.
BBPVP Bandung berharap kegiatan ini dapat mendukung perusahaan dalam membangun budaya perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan, sehingga peningkatan produktivitas tidak hanya menjadi target, tetapi juga menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari.