Penandatanganan PKS & Seleksi Mekanik Otomotif ke Jepang BBPVP Bandung Bekerja sama Dengan EHIME Toyota Motor Corporation

08 April 2026
Admin Admin
Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung terus memperluas jangkauan kolaborasi dengan dunia industri internasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ehime Toyota Motor Corporation, Jepang, guna mencetak tenaga kerja profesional di bidang otomotif.

Penandatanganan PKS sebagai Landasan Kolaborasi
Momen bersejarah tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah PKS oleh perwakilan manajemen BBPVP Bandung dan pihak Ehime Toyota Motor Corporation. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh para pejabat struktural dan instruktur BBPVP Bandung, menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam membangun ekosistem pelatihan vokasi yang relevan dengan standar industri global.
"Kolaborasi dengan mitra internasional seperti Ehime Toyota adalah bukti nyata dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas SDM vokasi Indonesia agar dapat bersaing di pasar kerja global, khususnya di sektor otomotif," ujar pihak manajemen BBPVP Bandung dalam sambutannya.

Tindak Lanjut: Seleksi Penempatan Kerja di Jepang
Sebagai bentuk implementasi nyata dari kerja sama tersebut, BBPVP Bandung langsung menyelenggarakan seleksi khusus bagi calon peserta pelatihan mekanik otomotif yang dipersiapkan untuk penempatan kerja di Jepang.
Berdasarkan verifikasi data terkini, tercatat sebanyak 39 pendaftar yang antusias mengikuti program ini. Dari jumlah tersebut, setelah melalui proses kurasi dokumen yang ketat, sebanyak 20 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

Menuju SDM Vokasi Berdaya Saing Global
Kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan transfer teknologi dan budaya kerja profesional dari Jepang kepada para peserta pelatihan. Melalui program ini, BBPVP Bandung tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga dengan mentalitas kerja internasional, menjadikannya bagian dari SDM vokasi yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi di kancah global.