Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung terus menghadirkan berbagai program pelatihan vokasi yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis masyarakat sesuai dengan kebutuhan industri. Salah satu program pelatihan yang tersedia adalah Pelatihan Pembuatan Jig & Fixture, yang berfokus pada keterampilan manufaktur dalam pembuatan alat bantu produksi.
Program pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat Jig dan Fixture menggunakan mesin perkakas seperti mesin bubut, mesin frais, dan mesin gerinda. Peserta dilatih untuk menghasilkan komponen jig dan fixture yang presisi dengan mengacu pada gambar teknik, penggunaan alat ukur yang akurat, serta mengikuti standar kerja yang berlaku di industri manufaktur.
Apa itu Pembuatan Jig & Fixture?
Pembuatan jig dan fixture merupakan salah satu keterampilan penting dalam bidang manufaktur yang berfokus pada pembuatan alat bantu produksi. Alat bantu ini digunakan untuk meningkatkan ketepatan, efisiensi, dan konsistensi dalam proses produksi di berbagai industri.
Dalam pelatihan ini, peserta akan memahami fungsi serta proses pembuatan jig dan fixture yang presisi sehingga dapat mendukung proses produksi secara lebih efektif dan sesuai dengan standar industri.
Pengertian Jig dan Fixture
Dalam dunia manufaktur, jig dan fixture memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi, yaitu:
- Jig merupakan alat bantu yang berfungsi untuk memandu perkakas, seperti bor, sehingga dapat menghasilkan posisi dan bentuk yang presisi sesuai dengan kebutuhan produksi.
- Fixture merupakan alat bantu yang digunakan untuk menjepit atau menahan benda kerja agar tetap stabil selama proses pengerjaan berlangsung.
Penggunaan jig dan fixture sangat penting untuk memastikan hasil produksi memiliki tingkat akurasi yang tinggi serta meminimalkan kesalahan dalam proses manufaktur.
Materi yang Dipelajari
Dalam program pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai kompetensi teknis yang berkaitan dengan proses pembuatan jig dan fixture, antara lain:
- Penggunaan mesin bubut, mesin frais, dan mesin gerinda untuk pembuatan komponen jig dan fixture
- Membaca serta menerapkan gambar teknik sebagai acuan dalam proses produksi
- Penggunaan alat ukur presisi, seperti kaliper, mikrometer, dan dial gauge
- Pemilihan alat potong dan perkakas tangan sesuai kebutuhan pekerjaan
- Penerapan prosedur kerja standar untuk menjamin kualitas hasil produksi
- Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk menjaga keselamatan diri, alat, serta lingkungan kerja
Informasi lebih lanjut mengenai program pelatihan ini juga dapat dilihat melalui laman proglat.kemnaker.go.id.
Prospek Karier
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memiliki peluang untuk berkarier di berbagai bidang industri manufaktur. Beberapa prospek karier yang dapat ditempuh antara lain:
- Teknisi jig dan fixture di perusahaan otomotif, elektronik, maupun permesinan
- Operator mesin produksi dengan spesialisasi alat bantu manufaktur
- Quality Control, yang memastikan akurasi hasil produksi menggunakan jig dan fixture
- Wirausaha bengkel manufaktur, yang menyediakan jasa pembuatan jig dan fixture bagi industri kecil dan menengah
Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensi di bidang manufaktur sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas di sektor industri.
Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti program pelatihan ini, pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Skillhub Kementerian Ketenagakerjaan pada tautan berikut:
https://skillhub.kemnaker.go.id/
https://skillhub.kemnaker.go.id/